Thursday, April 24, 2014

Persiapkan Dana Pensiun Sejak Dini Dengan BNI Simponi

Pensiun. Kata itu sepertinya menjadi momok bagi sebagian besar para pekerja kantoran. Ya, saat waktu itu tiba, mereka tidak lagi bekerja seperti biasanya, berangkat ke kantor pagi-pagi, pulang sore hari, dan tentunya mendapatkan gaji di akhir atau awal bulan. Walaupun mereka akan tetap terus mendapatkan uang setiap bulan berupa uang pensiun, namun nominalnya berbeda.

Hal ini pula yang ditakuti ayah saya. Beliau adalah seorang karyawan swasta yang nantinya uang pensiun yang diterima sangat jauh bila dibandingkan dengan gaji yang diterima ketika masih bekerja. Selain itu nominal uang pensiun akan tetap, tidak akan naik meskipun terjadi inflasi. Berbeda dengan PNS yang uang pensiunnya tidak terlalu jauh dengan gaji pokok yang diterima, serta uang pensiun akan ikut dinaikkan menyesuaikan dengan perkembangan harga.

Namun alhamdulillah,ayah saya merupakan salah satu nasabah BNI, sehingga beliau mengetahui adanya salah satu produk dari BNI yang bernama BNI Simponi. Waktu itu ayah saya menyebut BNI simponi dengan sebutan DPLK. Dan akhirnya beliau mendaftar sebagai salah satu nasabah dari BNI Simponi. Dana yang terkumpul di BNI Simponi ini nantinya bisa langsung diambil secara keseluruhan atau bisa juga diambil perbulan ketika nasabah telah mencapai umur pensiun yang telah ditetapkan. 

Tidak hanya berhenti disitu saja, ketika saya cukup umur dan memiliki kartu pelajar, ayah saya langsung mendaftarkan diri saya untuk menjadi nasabah BNI Simponi. Saya masih ingat waktu itu kami pergi ke kota kabupaten untuk mendaftarkan saya sebagai nasabah BNI Simponi. Sejak saat itu, saya selalu menyisihkan uang 25.000 rupiah setiap bulannya untuk ditabung di BNI Simponi, saat itu uang sebesar itu cukup besar mengingat saya masih SMP ketika menjadi nasabah dan alhamdulillah tabungan tersebut masih berjalan sampai sekarang.

Ya, pertama kali mendaftar menjadi nasabah, saya tidak mengerti mengapa saya menabung namun tidak bisa diambil sewaktu-waktu ketika saya butuh. ketika saya ingin makan es krim namun tidak punya uang misalnya. Pemikiran anak-anak memang. Namun sekarang saya mengerti, tabungan itu ditujukan untuk uang pensiun saya ketika saya telah berumur lanjut, tabungan tersebut akan berguna. 

Tak ada yang tau, apa pekerjaan saya nanti, seberapa besar uang pensiun saya nanti, seberapa banyak tanggungan (anak yang masih bersekolah misalnya) yang masih harus saya tanggung ketika saya tak lagi bisa bekerja. Untuk itu mempersiapkan dana pensiun sangatlah diperlukan. 

Lalu mengapa harus sejak dini? selain baik untuk membiasakan diri untuk disiplin menabung, hal ini juga berguna untuk kedepannya, karena semakin besar dana yang terkumpul pada tabungan kita, maka jumlah uang yang akan didapatkan nanti yang akan kita terima sebagai uang pensiun dari BNI akan semakin besar pula. Dan saya membenarkan pemikiran ayah saya yang langsung mendaftarkan diri saya sebagai nasabah BNI Simponi sejak saya berusia belasan tahun.



Ketika anda memikirkan masa depan ketika anda tak lagi bisa bekerja, maka BNI Simponi lah solusinya. 
(Untuk info lebih lengkap bisa dilihat di http://bit.ly/BNI_Simponi.)

Saturday, April 19, 2014

Tips Menghilangkan Bau Pada Botol / Wadah Plastik

hai hai......
pernah ga ngalamin botol minum kita bau.. udah di cuci berulang2 tetep aja baunya ga ilang-ilang...

hehe...kemaren aku pernah ngalamin kayak gitu...botol minum plastiknya bau..
udah dicuci tiap hari, dikasih jeruk nipis tetep aja bau...

bersih sih..tapi bau...diminum kan jadi ga enak juga -__-

nah kemarin baru aja nemu solusinya..
dan manjur bgt...baunya langsung ilang :))

caranya :
  1. masukin kertas koran ke dalam botol yang bau ampe penuh (tapi tetep berongga ya)
  2. terus isi dengan air 1/3 sampe 1/2
  3. masukin kedalam freezer, biarkan selama semalam
  4. kemudian cuci dengan air sabun biasa
  5. bau yang tadinya ga ilang2 terserap oleh kertas koran :)
selamat mencoba ^_^

oiya...bisa juga dipake buat wadah2 plastik yang lain :)


-------
manfaatkan hp mu untuk transaksi pulsa, PLN, telkom dll
yuk ikutan VSI, yang belum tau apa itu vsi atau mau langsung join, isi formulir pendaftaran di  http://www.veritraindonesia.com/?m=join&id=VP4966037  >_<
nanti anda akan langsung dihubungi untuk penjelasan dan keterangan lebih lanjut :)

Thursday, April 10, 2014

Pengalaman Tes TKD di BKN dengan Sistem CAT

Jadi tanggal  11 maret  2014 kemarin STIS melaksanakan Tes TKD untuk 2 angkatan sekaligus yaitu angkatan 51 (baru di wisuda 10 oktober 2013) dan angkatan 52 (masih berstatus mahasiswa tingkat 4). nah totalnya ada sekitar 500 orang lebih...tes ini terbagi menjadi 5 sesi dari pagi sampai sore. karena...komputernya tidak mencukupi...
loh pake komputer?iya dong..kita tes TKD nya menggunakan sistem CAT (Computer Assisted Test) di BKN

jadi dengan sistem CAT ini kita mengerjakan tes nya dengan menggunakan komputer, 1 orang akan menghadapi 1 komputer, one man one pc...tsaaahh.

langkah2 ngerjainnya gimana?
tenaang, nanti sebelum  kalian tes, kalian akan diperlihatkan video tutorial cara ngerjain tes pake sistem cat ini...
gampang kok, keyboard dipake buat login aja...trus selebihnya cuma pake mouse, tinggal klik klik aja :)

terus kalian juga ga perlu bawa kertas untuk coret2, karena udah disediain pihak BKN nya, cukup bawa diri + pulpen/pensil untuk nyoret2 kertasnya :)

terus2 gimana kalo komputer tiba2 ng-heng sendiri?
tenaang..semua jawaban yg udah kamu jawab udah kesimpan,waktunya juga...jadi kamu tinggal bilang ke pihak BKNnya yg jaga, pindah komputer, lanjutin kerjaan kamu tanpa kehilangan waktu :)

oiya, jgn login kalo belum disuruh login ya...soalnya abis kalian login, waktunya langsung jalan, kan sayang...
soalnya kejadian..ada yg langsung login,, padahal pihak BKN nya mau muterin video tutorial dulu :(

nah ... total soal yang diberikan adalah 100 soal dengan waktu 90 menit.
soal soal  tersebut dibagi menjadi tiga bagian, yaitu TWK, TIU, dan TKP, apa itu??? bisa dilihat di sini

jadi karena pake sistem CAT ini kita lulusnya bukan berdasarkan total skor, tapi passing grade...berapa passing grade nya???

nih
  1. untuk TWK ada 35 soal dari nomor 1 sampai 35, kalian harus benar dalam menjawab soal minimal 40% dari total soal TWK, ya kalo diitung itung nih...kalian harus benar 14 soal untuk lulus di bagian ini
  2. untuk TIU ada 30 soal dari nomor 36 sampai 65, kalian harus benar dalam menjawab soal minimal 50% dari total soal TIU, jadi harus bener 15 soal yaa
  3. trus untuk TKP ada 35 soal dari nomor 66 sampai 100, kalian harus benar dalam menjawab soal minimal 60% dari total soal TKP, jadi harus bener 21soal, banyak ya??? tenang..soal TKP ini penilaiannya bukan benar salah kayak TWK dan TIU..penilaiannya pake skala likert, jadi ada 5 pilihan jawaban dan semuanya bernilai dari 1-5...yang paling tepat ya dapet nilai 5 persoal
oiya...skornya dikalikan 5 ya...jadi persoal yang benar untuk TIU dan TKP dapet 5 poin...persoal yang salah dapet 0
jadi batas minimal skor TWK berarti jadi 70 , kalo TIU jadi 75, kalo TKP 105

nah setelah waktu habis/ kalian klik tombol selesai ujian...maka akan langsung keliahatan skor masing2 per bagian soal...jadi langsung tau deh lulus apa enggaknya

keuntungan dari sistem CAT ini, kita bener2 jujur dalam mengisi,,ga bisa nyontek, karena tiap komputer soalnya beda2, diacak ama komputer,,,jadi ga bisa deh nanya kanan kiri, soalnya beda coi...
trus keuntungan yang lainnya itu ya transparan...kalo kita lulus ya emang lulus,,,kalo ga ya ga lulus...kita tau nilai kita :)

good luck on your test :)

Kuliah Bersama VSI Sesi 4

Assalamualaikum rekan mitra... :)
materi kali ini adalah jawaban mengenai tuduhan bahwa VSI money game

Tema bahasan ini menyeruak karena ada beberapa rekan mitra yang beberapa hari lalu mendapat link berikut.
silakan bagi rekan mitra yang bisa akses masuk ke link tersebut, sekedar untuk membaca silahkan. dan silahkan menanggapi juga.
berikut adalah tanggapan leader di jaringan kami berdasarkan temuan leader tersebut di link itu :)
  1. menerka2 darimana ybs bisa menyimpulkan bahwa 50ribu bonus sponsor itu dari uang pendaftaran member ya? kalau tidak ada bukti bukankah jadi fitnah juga ujung2nya?
  2. dalam bisnis, bukan hanya bisnis jaringan, tapi dalam segala macam bisnis kejujuran adalah hal utama. saya pribadi, setiap ada calon mitra yang ingin bergabung, saya jelaskan apa adanya, sampai pada pilihan bahwa di VSI kita bisa gunakan untuk kebutuhan sendiri, bisa juga jika berminat untuk mengembangkan jaringannya. saya utrakan juga bahwa saat ini belum GL (GrandLaunching). jadi masih ada kendala transaksi. mayoritas mereka tetap memilih untuk bergabung. dan saya tidak menutupi apa yang menjadi kekurangan VSI ketika menawarkan ke calon mitra.Jika ternyata digeneralisir bahwa MLM selalu mencekik dan mengorbankan member2 yang bergabung kemudian, saya tidak setuju karena nyatanya meber2 yang bergabung di saya tidak merasa demikian. kenapa?karena kita di awal sudah dijelaskan dan tak ada yang ditutup2i. semua kembali ke pribadi member, tidak bisa di generalisir
  3. Betapa susahnya menanamkan paradigma bahwa sebuah hasil karya itu layak untuk dihargai. kita terbiasa membajak sehingga sebuah software V-Pay seharga 200ribu dianggap mahal dan kamuflase. kita terbiasa menggunakan software bajakan sehingga ketika kita beli dengan lisensi kita katakan hal itu nonsense. di korea sudah terjadi apa yang sekarang VSI mulai. HP tiap orang menjadi cell cash. dan aplikasi yang ditanamkan itu berlisensi, bukan bajakan karena terkait security. mereka bayar untuk itu. dan itu sudah wajar di negara2 maju mereka mengahargai sebuah hasil karya yang tidak nampak yang namanya software
    • (ini tambahan dari saya sendiri, kemaren2 pernah ditawarin temen jadi agen penjual tiket pesawat semua maskapai, berapa coba biaya daftar?? 500.000 dan itu tiap tahun harus daftar ulang dengan biaya yang telah di tentukan, nantinya nih VSI juga bisa ngelakuin hal yang kayak gitu,  bahkan lebih, GA CUMA tiket pesawat DOANG... pulsa bisa, PLN bisa,kereta api bisa, macem2lah, apa ga kemurahan itu 275ribu???? pengen ketawa deh ama yang bilang mahal :)))  )
  4. tidak setuju bahwa 31HU yang disebut ama ybs hanya dapat 1 V-Pay. helloww... 1 ID mitra=1 no hp keagenan=1 lisensi V-Pay. Titanium punya 31 HU, bisa digunakan 31 nomor HP keagenan yang berbeda, itulah kenapa disebut 31 loket. saya miris sekali ketika harus menjelaskan hal ini berulang-ulang. karena banyak sekali yang tidak mengetahui yang sebenarnya tapi sudah lantang menjustifikasi. Naudzubillah
  5. meski posisi saya leader, bukan berarti yang saya sampaikan selalu pro VSI, saya hanya berusaha untuk menjelaskan sesuai dengan apa yang saya pelajari dan saya pahami selama perjalanan saya di VSI. dan sekarang, VSI memang belum sempurna, masih pembenahan sana sini. betapa pahitnya ketika baru lahir sudah di caci maki. dan perlu rekan mitra ketahui, UYM sudah menegaskan berkali-kali bahwa ini bukan moneygame. kenapa bisa banyak yang menyimpulkan moneygame? "MEDIA" jawabnya. the power of media. segelintir orang salah menyampaikan, segelintir orang salah menyebarkan, maka media mengeneralisir semuanya. kita sudah terlalu lama dicekoki berita negatif, mayoritas yang dikedepankan media adalah yang negatif2. sangaaaatttt ammaaaaatttt sedikiiitttt media fair memeparkan hal yang positif. kita sudah terjajah tanpa kita sadari.
oya, terkait tupo (tutup poin). kenapa di VSI tidak ada tutup poin? karena, produk yang dijual VSI tidak ada kadaluarsanya. MLM ada yg tupo ada yang tidak. yang tupo karena produk yang dijual ada masa kadaluarsanya. sedangkan di VSI, ga ada  kadaluarsa, disamping itu, di VSI, mitra=user. jadi ga masalah dong.semua orang butuh pulsa, butuh bayar listrik. itu kan pengeluaran rutin dan pokok. jadi tanpa tupo pun transaksi jalan terus. 

lalu kenapa bonus yang diberikan ada yang cash ada yang deposit? agar depositnya digunakan, sehingga transaksi juga jalan. begitu. jadi tiap perusahaan yang menggunakan MLM sebagai marketingnya menerapkan cara yang berbeda2 tergantung produk yang dijual

dan satu lagi, dimana2 yang bahas VSI moneygame, pasti nyontohin DBS juga. Dibilang
DBS ditutup dan bangkrut. dan mngait2kan dengan ustad juga yaitu AA gym. padahal DBS makin jaya loh sekarang. produknya makin beragam. teman2 bisa kunjungi web resminya : www.duta4future.com 

lidah memang tak bertulang, tapi hendaknya kita selalu berhati2 terhadap lidah. jangan sampai lidah kita terbiasa memfitnah tanpa dasar. Naudzubillah

terakhir saya sebgai manusia biasa, bisa jadi salah bisa jadi kurang benar. sekali lagi saya pribadi berikhtiar, sampai detik ini saya yakin bahwa bisnis ini bukan moneygame. saya sadar berul karena sebelum gabung di VSI pun saya sudah "semedi" 3 hari 3 malam. dan hingga sekarang, tiap hari saya belajar, sampai2 buka kelas kulber. karena semakin kita mengajarkan kepada yang lain, makin bertambah ilmu dan pemahaman kita. ilmu saya bagikan gratis. tak perlu bayar2 yang kayak bootcamp itu :)

semuanya ikhlas.mudah2an banyak yang kemudian memahami tentang dalam2nya VSI. 

posisi mitra semua adalah sama. kita berada diluar managemen. jadi upaya kita adalah mempelajari betul2, berikhitiar, jujur, ikhlas, saling membantu mitra yang kesulitan/dapat problem, keep thinking, keep praying dan biarkan Allah yang menerangkan semuanya :)

demikian kulber ke empat kita....fiuuhh...selesai juga ngetiknya...buat kalian...buat mitra yang ga punya pin BB :')


yang belum join, yang tertarik untuk gabung atau mau tanya2 dulu bisa isi form di http://www.veritraindonesia.com/?m=join&id=VP4966037
nanti anda akan saya hubungi untuk info lebih lanjut ^_^

Tuesday, April 1, 2014

Kuliah Bersama VSI Sesi 3

Assalamualaikum...
apa kabar rekan mitra ?? :)
kulber malam ini, materi yang ketiga yaitu mengupas masalah penghitungan poin rewards di VSI

untuk ilustrasi disini memakai diagram dengan 3HU (paket silver)


Jadi ini adalah diagram Silver 3HU, kalau kita join silver, kita akan mendapatkan 3 ID atas nama kita semua. bagi rekan mitra yang join basic, maka akan mendapatkan 1 ID. ini ilustrasi poin rewardsnya pake yang ID induk (ID 1 ya)

untuk id induk (ika 1) bisa dilihat bahwa jumlah mitra kiri 285, kanan 377. artinya jumlah perolehan poin ika 1 adalah 385 poin. nah kalau dilihat 285 poin kaki kiri diperoleh dari penjumlahan kaki dibawahnya (184+100+1).

begitu juga kaki kanan, pada kaki kanan ika 1 , 377 diperoleh dari  penjumlahan kaki dibawahnya (sisi kanan) yaitu 266+110+1

lihat kaki kanan ika 1, yaitu ika 3. total mitra kaki kiri ika 3  sejumlah 266 diperoleh dari jumolah HU dibawahnya ada 266, kebetulan 266 itu basic semua, jadi ada 266 orang mitra di kaki kiri ika 3. nag bedakan dengan kaki kanan ika 3.

total mitra kaki kanan ika 3 adalah 110, terdiri dari 2 orang yang join titanium(31HU) dan 47 orang join basic (1 HU). Jadi total ada 49 orang dikanan ika 3. jadi disini jelas ya, bahwa banyaknya poin tergantung dari banyaknya HU dibawah ID kita, diitung HU nya bukan orangnya

Nah dari gambar terlihat  bahwa ID ika 2 poinnya 100 (starleader). ID ika 3 poinnya 110 (starleader). salah satu kaki terlemah mencapai total mitra/HU minimal 100, maka dapat reward starleader

seiring berkembangnya jaringan, jumlah HU di kanan-kiri ika 2 dan ika 3 akan bertambah. maka otomatis jumlah HU dikanan-kiri ika 1 juga bertambah. inilah kenapa kalau join 3HU kita bisa dapat 3x reward, kalau join 7 HU bisa dapat 7x reward

nah, perolehan reward ini juga bisa didapat oleh mitra yang pasif yang berada di jaringan yang sedang aktif berkembang, karena poin dihitung dari banyaknya HU di bawah kita, baik yang kita sponsori ataupun tidak

jadi, penghitungan poin dilihat dari jumlah HU di kaki TERLEMAH ID kita. kalau jumlah HU di kaki terlemah min 100, maka dapay poin 100, dapat reward starleader (smartphone), selanjutnya jika kaki terlemah terdiri dari 500 HU maka dapat bronze.

sampai  disini dulu kuliah bersama sesi ketiga kita :)

yang belum join, yang tertarik untuk gabung atau mau tanya2 dulu bisa isi form di http://www.veritraindonesia.com/?m=join&id=VP4966037
nanti anda akan saya hubungi untuk info lebih lanjut ^_^